Jumat, 20 Mei 2011

Jadwal PLPG, Apa yang Dipersiapkan?


KONSULTASI: Jadwal PLPG, Apa yang Dipersiapkan?

PENDIDIKAN dan latihan profesi guru (PLPG) rayon 07 Universitas Lampung direncanakan dimulai 4 Juni—Oktober 2011, terdiri dari 9 angkatan. Waktu pelaksanaan tersebut ditetapkan dengan asumsi pada 23 Mei nanti data dari KSG dapat diterima. Apabila ada keterlambatan data dari KSG, PLPG dimulai pada 16 Juni 2011.

Guru yang telah memiliki form A-1 yang dikeluarkan oleh dinas dapat dipastikan mengikuti kegiatan tersebut. Sebaiknya guru harus mempersiapkan perangkat pengembangan pembelajaran (silabus, RPP, rancangan pembelajaran, media pembelajaran, LKS, dan penilaian) yang diampu oleh guru.

Oleh karena itu, peserta yang dipanggil mengikuti PLPG harus membawa (1) referensi, (2) data yang relevan dengan bidang keahlian masing-masing, (3) laptop, dan printer (dianjurkan). Guru kelas dan guru mata pelajaran membawa kurikulum, buku, referensi, contoh RPP; Guru BK membawa buku, referensi, contoh, data-data relevan.

Guru yang akan melaksanakan ibadah haji, yang sakit, dan melahirkan, agar dapat menyiapkan surat keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Khusus bagi guru yang akan melaksanakan ibadah haji akan dipanggil terlebih dahulu sesuai dengan kelas yang tersedia.

Guru yang masih cuti melahirkan dan masih sakit agar memberitahukan kepada panitia secepatnya sehingga dapat digantikan oleh guru yang lain. Guru yang masih berhalangan akan dipanggil kemudian setelah kesehatannya pulih. Agar guru tidak ketinggalan informasi untuk mengikuti PLPG dapat mengaksesnya di situs sertifikasi guru FKIP Unila atau dapat mengikuti berita singkat di harian Lampung Post setiap Sabtu. n

3 komentar:

  1. jadi jadwalPLPG kapan pak bujang?

    BalasHapus
  2. Adilkah menurut Anda ????
    Saya adalah peserta PLPG tahun 2010, pada hari menjelang tes mengajar saya terpaksa opname karena terserang 3 penyakit yaitu, malaria, typhus dan trombosit turun hingga 35 ribu... saya berusaha ingin tetap melanjutkan PLPG tersebut yang masih tersisa tiga hari lagi... karena sayang tinggal tes saja...tetapi dokter memaksa saya untuk menghentikan PLPG demi keselamatan jiwa saya sendiri... dengan terpaksa saya hentikan... walaupun saya sudah menebak jadinya pasti seperti sekarang ini... Saya dirawat di dua rumah sakit...karena rumah sakit yang pertama tidak sanggup mengobati saya... setelah sembuh saya berusaha bernegosiasi dengan pihak panitia...tetapi panitia bergeming....ini aturan... silahkan saudara mengulang tahun depan ????? saya mencoba bertemu dengan YANG MULIA DEKAN... YANG TERHORMAT.... tetapi ditolak... maklum saya hanya hamba sahaya...padahal ditolak pun saya tidak sakit hati sama YANG MULIA DEKAN FKIP UNILA.... asalkan isi hati saya dapat didengar langsung sama beliau..... tetapi ternyata saya tak menyangka seorang pakar pendidikan akan bersikap seperti itu... tidak sesuai dengan tulisan beliau yang selalu hadir di media massa, yang menyiratkan arti beliau seorang pengayom......sudahlah....beginilah nasib orang yang lemah....saya disuruh membuat surat permohonan mengikuti PLPG tahun 2011... setelah jadi saya serahkan ke FKIP Unila dan dikatakan saya bisa ikut ujian ulangan saja...betap gembiranya saya...tetapi setelah ujian ulangan diumumkan nama saya tidak ada... kemudian saya kembali menghadap panitia dengan entengnya dan tanpa perasaan mereka menjawab dibatalkan.... dan kami tidak tahu nasib anda selanjutnya... tunggu tahun depan ???????
    Awal tahun 2011 saya sudah mengantisipasi dengan terjadinya perubahan dalam pola sertifikasi guru.... saya buruan kedinas pendidikan sebelum nama guru sertifikasi 2011 diterbitkan dan saya menghiba lagi...menjual harga diri saya...memohon agar saya diikutkan kembali sertifikasi guru tahun 2011 melalui jalur Dinas..... sayang jawabannya... didalam database pusat nama anda tidak bisa diikutsertakan kembali dalam PLPG tahun 2011...silahkan anda konfirmasi saja ke Unila... Saya tetap tabah dan kembali ke FKIP Unila... dan dijawab... Maaf mas... sekarang aturannya sudah berubah... kalau dulu pusat memberikan dana untuk orang yang seperti mas... tetapi sampai sekarang belum jelas dana itu masih ada atau tidak.... kami juga tidak tahu... itu terserah pusat....saya jawab kalau pemerintahnya sudah miskin.. ya... nggak apa-apalah... biarlah saya bayar sendiri saja...nggak usah mengharap pemerintah... nggak bisa mas... itu melanggar hukum... nah lho.... jadi saya ini bagaimana, Pak ?????? kalau saya tidak lulus karena memang bodoh, is OK.... tetapi saya kan sakit..... malah panitianya berkata... makanya mas kalau mau sakit, tidak usah ikut PLPG dari awal ??????? emangnya sakit punya nenek moyang gua... kali.... yang bisa saya atur semaunya...... ORANG SAKIT KOK DIHUKUM....

    BalasHapus

Komentar diisi disini