Selasa, 11 Januari 2011

Program Penghijauan di Sekolah

Bintang Pelajar Lampost : Selasa, 11 Januari 2011

MTs Negeri Kasui Contoh Madrasah Hijau



MADRASAH Tsanawiah Negeri Kasui termasuk enam sekolah/madrasah hijau se-Kabupaten Way Kanan yang dinilai oleh Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Way Kanan.

Madrasah yang mempunyai lahan 15,870 meter persegi ini berdiri di tepi Jalan H. Ibrahim, Kasui Pasar. Hampir 65% lahannya ditanami pohon kalpataru dan pohon pinus yang seakan menjadi "pagar" ketika menuju ke dalam madrasah ini.

Mengacu pada “Hijaukan Bumi Ini” dan “Tanam Seribu Pohon untuk Bumi Kita”, MTsN Kasui terpilih sebagai salah satu sekolah untuk mengikuti Program Adiwiyata 2010 dan satu-satunya sekolah/madrasah yang terpilih di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan.

Isu global warming menjadikan ide segar bagi MTsN Kasui untuk memantapkan diri memelihara dan merawat lingkungan dengan baik dan menjadikan lingkungan hijau semakin tertata apik. Hal utama yang dilakukan adalah turut andil dalam menjaga dan memelihara lingkungan madrasah dari dalam diri sendiri sebagai keluarga besar madrasah.

Didukung 9 rombongan belajar, 28 personel guru, dan 9 karyawan bahu-membahu merealisasikan visi dan misi madrasah, sebagai madrasah pertama dengan lingkungan yang bersih dan hijau, sehingga ketahanan madrasah meningkat serta menjadikan seluruh komponen madrasah merasa memiliki dan peduli lingkungan.

“Praktek yang bisa kami lakukan antara lain penghematan listrik dan air, menggunakan kertas seefisien mungkin, memilah sampah organik dan nonorganik serta eco office. Paling penting adalah menumbuhkan rasa cinta lingkungan, mencintai lingkungan adalah ibadah yang akan mendapatkan pahala dari Allah swt. dan insya Allah akan masuk surga, amin,” kata Musriani, kepala MTs Negeri Kasui, kepada seluruh pemangku kepentingan madrasah ini.

Dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga madrasah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup, MTs Negeri Kasui mencanangkan Program Adiwiyata. Dengan harapan, setiap komponen madrasah ikut terlibat dalam kegiatan menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan negatif dan juga tentunya dalam rangka mendukung program dunia internasional untuk mengurangi dampak pemanasan global.

Adapun motivasi MTs Negeri Kasui untuk melaksanakan dan mengikuti Progran Adiwiyata adalah:

1. Memberikan pengetahuan dan menumbuhkan kesadaran warga madrasah tentang lingkungan hidup

2. Menciptaka efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional madrasah dan penggunaan berbagai sumber daya

3. Mendukung program pemerintah tentang peduli lingkungan

4. Merealisasikan visi dan misi MTs Negeri Kasui

5. Mengikuti kegiatan aksi lingkungan hidup yang dilakukan di luar madrasah

6. Mendukung program internasional untuk mengurangi dampak global warming yang menjadi salah satu usaha terbesar dunia internasional dewasa ini

7. Menjadikan MTs Negeri Kasui sebagai sekolah/madrasah peduli dan berbudaya lingkungan (SPBL) yang sehat, asri, hijau, sejuk, dan bersih.

Banyak kendala yang harus dihadapi MTs Negeri Kasui untuk mewujutkan Program Adiwiyata, antara lain:

1. Kurangnya sosialisasi dari pihak-pihak terkait kepada warga madrasah tsanawiah akan pentingnya lingkungan sehat

2. Kurangnya atau belum ada dana yang memadai untuk mewujutkan Program sekolah/madrasah peduli dan berbudaya lingkungan (SPBL)

3. Kurangnya pengetahuan warga madrasah tsanawiah tentang hal-hal yang berkaitan dengan manfaat dan keuntungan sekolah/madrasah peduli dan berbudaya lingkungan (SPBL)

4.Kurangnya sarana dan prasarana pendukung untuk melaksanakan dan mewujudkan Program Adiwiyata di MTsN Kasui.

Banyak hal yang berubah pada “wajah” MTsN Kasui dan motivasi peserta didik. Siswa lebih betah berada di dalam lingkungan madrasah ketimbang di luar. Mereka duduk sambil membaca buku di kursi yang sudah disiapkan dibawah pohon-pohon yang berdiri dengan kokohnya dan rasa sejuk dan “fresh” menambah konsentrasi atau sekadar duduk diskusi bersama teman-teman sembari menghirup oksigen yang dihasilkan oleh pepohonan tersebut.

Lingkungan yang bersih dan sejuk juga meningkatkan proses belajar-mengajar (KBM) di MTs Negeri Kasui dan dapat mengurangi dampak lingkungan negatif di masa yang akan datang. (TIM REDAKSI/S-1)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar diisi disini