Minggu, 20 April 2014

Kampanyekan Jokowi Lewat UN




Memunculkan nama Jokowi dalam soal UN tahun 2014 adalah sangat jelas, maksudnya bahwa itu adalah salah satu upaya untuk memperkenalkan Jokowi kepada anak anak SMU se Indonesia yang mengikuti UN di tahun politik ini. dapat lebih familiar dengan Jokowi. sehingga ketika Jokowi muncul ebagai Capres maka nama itu telah demikian populer di mata para pemilih pemula. Dan memang ditenggarai pemilih pemula itu sangat banyak di pemilu Tahun ini.
Mari kita lahat saja apakah usaha usaha ini dapat mengdongkrak suara Jokowi yang diusung oleh PDIP.

Kamis, 17 April 2014

Pelaku pencabulan harus diberi tato khusus di badan supaya jera



MERDEKA.COM. Kejadian tindak pelecehan seksual terhadap anak terjadi di Taman Kanak-Kanak pada Sekolah International Jakarta (Jakarta International School/JIS) yang terungkap baru-baru ini membikin terkejut banyak orang. Bahkan dikhawatirkan pelaku bakal mengulangi perbuatannya jika kembali ke masyarakat usai menjalani masa hukuman.

Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel sumbang saran soal ini. Menurut dia, ada beberapa langkah jitu bisa diterapkan guna membatasi para pelaku kejahatan seksual terhadap anak-anak.

Dari segi aturan hukum, Reza menyarankan supaya penegak hukum tidak hanya berpatokan pada hukuman dalam pasal-pasal pidana. Sebab, lanjut dia, jika ingin membuat jera pelaku, maka hamba hukum harus mengombinasikan antara aturan dengan akibat kejahatan itu terhadap masyarakat.

Rabu, 09 April 2014

FGD Bersama Kepala Sekolah, Guru Sekolah dan Komite Sekolah di Sungai Lilin Musi Banyuasin

FGD atau Focus Group Discussio adalah kelompok kelompok yang dipandang dari tujuan, ukuran, komposisi dan prosedurtnya. Dalam hal ini telah dipilih karena mereka memiliki suatu karakteristik yang sama, terkait dengan topik yang akan dibahas.
Dalam membicarakan masalah Standar pelayanan Minimal bagi Pendidikan dasar, meliputi SD/MI, SMP/MTs maka telah diundang kelompok Kepala Sekolah senanyak 10 orang, kelompomk guru sebanyak sepuluh orang dan kelompok komite zsekolah sebanyak 10 orang. Yang melakukan diskusi ini secara terpisah atau bergantian.
Seoperti lazimnya maka FGD ini diselenggarakan dengan maksud untuk memperoleh informasi atau melakukan study dalam rangka pelaksanaan SPM bagi Pendidikan Dasar. Bisa jadi program SPM ini adalah merupakan program baru dan juga sekaligus mengevalusi ptrogram yang sedang berjalan

Pihak pihak yang berkepntingan dan terlibat baik langsung maupun tidak langsung dengan pelaksanaan SPM ini dapat diajak berdiskusi dalam FGD. Itulah kelaziman pelaksanaan FGD pada umumnya.
Dan memang ternyata demikian adanya, dalam rangka pelaksanaan Pelayanan Minimal Sekolah Dasar di kabupaten Musi banyuasin ini.

FGD Brsama Staf Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur