Minggu, 06 April 2014

SMPN 8 Sekayu


Seharusnya menyelesaikan masalah itu yang terbaik, tetapi itu akan sulit dilakukan SMPN 8 Sekayu manakala segakla sesuatunya tidak ditata terlebihdahulu.  Itulah nasib sekolah terdekat dengan gelanggang olahraga  dan sekaligus Wisma Atlit Kota Sekayu. Sekolah ini harus menampung sejumlah murid pada saat ada  Pemerintah harus men TC sejumlah atlit untuk mengikuti sebuah tounamen besar. Biasanya selama beberapa bulan apara atlit di pusatkan di pusat pelatihan bagi atlit yang biasanya dilakukan setiap tahun dengan silih berganti berdasarkan tahun genap dan tahun ganjil, berputar secara berulang ulang.

Manakala segala sesuatunya tidak diantisipasi  masalah demi masalah akan selalu datang setiap tahunnya. Toh Program itu akan berlangsung setiap tahun hanya dibedakan antara tahun genap dan tahun ganjil, karena ada open tournamen yang hanya dilakukan setiap tahun ganjil saja, dan ada lagi open tournamen yang hanya dilakukan setiap tahun genap saja. Walaupun ada juga yang open tournamen oitu dilakukan setiap tahun diagendakan.

Bila ini tidak dipersiapkan maka setioap tahun sekolah ini akan kelebihan siswa. kelebihan siswa itu akan berakibat buruk bagi siswa. Tetapi karena ini akan dilaksanakan setiap tahun maka tentu saja segala sesuatunya bisa diantisipasi, agar kita mampu menyelesaikan masalah tampa masalah.

Sabtu, 05 April 2014

SMPN 1 Sekayu

 Sekalipun pada saat berkunjung ke sekolah ini Kepala Sekolah sedang tidak ada ditempat, beliau menghadiri undangan di suatu sekolah yang sedang menyelenggarakan suatu acara dan dihadiri oleh seluruh kepala Sekolah. Tetapi justeru kedata
S
 ngan kami disambut sangat bersemangat, setengahnya mereka memaksakan kami melihat bagian bagian dari sekolah yang kurang layak, seperti laboratorium yang terpaksa dijadikan ruang belajar, dan nanti apabila akan digunakan  mereka harus bertukaran dengan kelas yang akan menggunakan laboratorium, Ketika kami mengunjungi perpiustakaan mereka justeru memaksakan kami untuyk melihat sejumlah buku dan bahkan dokumen yang terpaksa ditumpuk diruangan, karena tidak ada almari yang memungkinkan dapat
dipakai untuk meletakkan buku buku serta domumen itu. Mereka menunjukkan betapa raung guru yang mereka miliki rasanya perlu diperbaiki lagi, agar mereka dapat merasakan lebih nyaman dalam melaksanakan tugas sehari hari.