INFO HIDUP SEHAT

Rabu, 08 April 2015

SAMBUTAN KADIS PENDIDIKAN PROVINSI SUMSEL



Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Ilahi, berkat izin dan ridho Nya pada sore hari ini kita dapat berkumpul di  ruangan ini dalam rangka TOT Regional Sumsel Pengembangan Kapasitas Penerapan  Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (PKP SPM Dikldas) Sesumatera Selatan, yang untuk tahum 2015 – 2016 program ini akan dilaksanakan di delapan Kabupaten Kota, yaitu Kota Palembang, Kab. Muara Enim. Kab. Ogan Ilir, Kab. Ogam Komering Ilir, Kab.Musi Rawas, Kab.Empat Lawang, Kab.Musi Banyuasin dan Kab. OKU Timur,  menurut rencana pelatihan ini akan diselenggarakan selama lima hari mulai dari hari ini tanggal 06 – 10 April  2015, semoga tidak ada aral yang merintang, hingga pelatihan ini dapat diselesaikan sesuai dengan rencana tampa hambatan yang berarti.

Dalam kesempatan yang berbahagia ini  ijinkan kami menyampaikan  terima kasih yang sedalam dalamnya  atas kehadiran Saudara Saudara untuk menghadiri acara ini baik sebagai undangan maupun sebagai peserta. Juga ucapan terima kasih yang kami sampaikan kepada para anggota District Advissory Team ( DAT )  yang telah melakukan koordinasi bersama kami, sejatinya acara ini adalah acara DAT, tetapi dikoordinasikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah  dan Instansi Penanggungjawab Pembangunan Program Pendidikan di Provinsi Sumsel. Acara yang diselenggarakan oleh DAT ini sepenuhnya dibiayai dan difasilitasi  oleh PT Tetira International Consultants Jakarta. Oleh karenanya  selayaknya ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada PT Tetira Jakarta, atas keikutsertaan serta partisipasinya  dalam membangun  Pendidikan Dasar di Provinsi Sumatera Selatan ini, dengan keyakinan penuh manakala kita sambut acara ini dengan sebaik baniknya maka acara ini sangat besar artinya bagi kemajuan pendidikan di Sumsel ini.

Sabtu, 04 April 2015

Kepala Sekolah Membukakan Data SPM Kepada Para Pihak.




Salah satu person yang menjadi kunci keberhasilan maksimalnya hasil yang dicapai oleh Program Pengembangan Kapasitas Penerapan SPM Dikdas  yang meliputi SD/MI dan SMP/MTS adalah terletak pada kepemimpinan seorang Kepala Sekolah. Sebagai Kepala Sekolah harus menerapkan manajemen dan kepemimpinan yang baik, mulai dari perencanaan, pembagian tugas, pendampingan hingga kontrol dan evaluasi harus benar benar dilaksanakan secara benar dan sebaik baiknya. Itulah sebabnya seorang kepala Sekolah harus benar benar memiliki data yang valid akan ketercapaian dan kesenjangan SPM di Sekolah masing masing. Data itu selain dilaksanakan pendataan dengan menggunakan sistem yang mampu mengumpulkan data sebanyak banyaknya, juga harus melakukan penganalisaan data secara benar. Pihak sekolah seyogyanya menjadi pelopor dalam penyusunan program yang berdasarkan data SPM. Karena pihak Dinas Pendidikan harus menyusun program berdasrkan data SPM.

Minggu, 29 Maret 2015

TOT Ditunda Pak Elizar Kecewa.

Mendengar penudaan pelaksanaan TOT PKP SPM Dikdas untuk kesekian kalinya dari waktu semula yang diharapkan, Pak Elizar sebagai Koordinator Sekretariat PKP SPM Dikdas Kabupaten OKU Timur sangat menyesalkan, dan rasa kecewa yang sulit disembunyikannya.
Ada tiga program yang sebenarnya dananya sudah siap dan sudah ada di Kass Sekretariat untuk dilaksanakan pada triwulan pertama ini terpaksa ditunda dan baru akan dilaksanakan pada Triwulan 2 yang akan datang.

Kita tahu bahwa dengan ditundanya pelaksanaan program PKP SPM Dikdas itu bukan saja menunda Program PKP SPM Dikdas, tetapi jga berarti menunda program lainnya yang dikelola Pak Elizar. Penundaan tiga program ini sangat memberatkan karena keuangannya sudah disetujui, dan berarti akan terjadi perubahan jadual. Dan sudah dapat dipastikan program ini banyak tertuda. Memang Pak Elizar sebelumnya telah diwanti wanti agar segera melaksanakan Program PKP SPM Dikdas karena sesegera mungkin, agar tidak merepotkan ketika tahapan pelaporan dan permintaan penggantian dana.

Tetapi nampaknya setelah Pak Elizar mengikuti saran saran itu ternyata justeru penundaan datang dari Jakarta yaitu tertundanya TOT dari rencana awal, hingga beberapa kali. Dan ini bagi Pak Elizar adalah sesuatu yang akan sangat menyulitkan bagi Dinas untuk melaksanakan tahapan aktivitas seperti petunjuk yang selama ini pernah diterimanya. Maka wajar saja bila Pak Elizae  kecewa, sya kecewa dan bingung, kata Pak Eli biasa beliau disapa mengalkhiri percapak lewat celuler.

Sabtu, 28 Maret 2015

USAID Encourages Teachers to Aply Method Promting Students To Think



USAID Encourages Teachers to Apply Method Prompting Students to ThinkRepublika, page 5
United States Agency for International Development (USAID) Indonesia of education field held training and guidance to encourage primary school (SD) and junior high school (SMP) teachers in West Java (Jabar) and Banten to apply methods of learning that build students to think and be creative.
Professional Vision Coordinator of West Java-Banten Province Rifki Rosyad said the activity for teachers  would later prompt them to train students to think since early on and to be productive. The event involved 78 SD and SMP teachers throughout West Java and 53 teachers representing schools in Banten.
The event which took place for three days emphasized more on the system of literacy, reading, speaking, writing, and listening, then presenting.  So far, the method of lessons applied in a number of schools gives the impression that it does not provide challenges for students both to think in the search for new knowledge as well as for problem solving.
Teacher Training Institute Development Specialist of West Java-Banten Province expects this workshop could produce good teachers that could train students to think from early on. The event is expected to broaden perspective of educational methods for teachers, so they could apply productive training methods in their respective schools.

Jumat, 27 Maret 2015

Selesaikan Dillema Guru Olahraga



Rakor Peningkatan Kapasitas Penerapan (PKP)  Standar Pelayanan Minimal  (SPM)  Pendidikan Dasar (Dikdas)  Kabupaten Oku Timur beberapa waktu yang lalu menyisakan sebuah dillema bagi guru Olahraga, di mana dalamrangka memenuhi standar kualifikasi para guru  olahraga dan sekaligus guna meningkatkan ketercapaian SPM Dikdas maka para guru olahraga dan termasuk diantaranya guru olahraga SD dan SMP berusaha menempuh pendidikan yang lebih tinggi yaitu Strata 1. Apa lacur setelah study diselesaikan  gelar sarjanapun diraih tetapi mereka terganjal oleh suatu peraturan yang belum terpenuhi kreterianya, sehingga status sarjana  itu masih belum dapat memenuhi standar kualifikasi sebagaimana  kehendak regulasi yang ditetapkan, mereka secara administratif masih belum dianggap berijazah S1.

Kamis, 26 Maret 2015

Kekurangan Jam Mengajar Para Guru

Dalam acara sosilisasi SPM Dikdas justeru banyak guru memanfaatkannya untuk  mengeluhkan kekurangan jam mengajar ketika kurikulum 13 ditarik dan digantikan kembali dengan kurikulum KTSP, tidak tidak tanggung tangung kekutrangan jam mengajar ini akan mengancam keberlangsungan mengalirnya tunjangan profesi ke pundi pundi para guru itu. Hal tersebut jelas saja akan sangat mengusik ketentraman dan kenyamanan guru dalam melaksanakan tugasnya sehari hari itu.
Masalah melengkapi jam mengajar sebagai persyaratan pembayaran tunjangan profesi itu dahulu pernah disiasati dengan kelas kelas fiktif, kelas kelas belajar dipecah sedemikian rupa sehingga seolah olah para guru harus melakukan aktivitas pembelajaran di banyak kelas dan tidak harus mencari peluang honorarium di sekolah sekolah swasta. Pernah terjadi ada guru yang terpaksa mengajar di sekolah swasta demi untuk mencukupi jamnya dalam mengajar. Itu itu banak guru yang rela tidak dibayar oleh Yayasan, dan tidak sedikit juga yang terpaksa meninggalkan kegiatan ekstra di sekolah masing masing karena haruis mengajar di sekolah swasta lainnya, juga demi ketercukupan jam mengajar.
Tetapi kabar gembira menyebutkan bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  akan mengeluarkan Permendibud  terkait kekurangan jam mengajar ini. Walaupun Permen itu hanya berlaku terbatas, hingga diberlakukannya kembali Kurikulum 2013 kembali, semoga Permen itu benar benar dapat menyelamatkan keberlangsungan hepeng tunjangan profesi ke pundi pundi.
KLIK ALAMAT INI : http://www.kuambil.com/2015/03/23/mendikbud-akan-mengeluarkan-permendikbud-khusus-guru-yang-kekurangan-jam-mengajar/

Selamat Datang Pakar Pendidikan Provinsi Sumsel.



Bila tidak ada aral yang melintang Insya Allah pada tanggal 06 April  yang akan datang akan diselenggarakan  Training  Of  Trainer (TOT) Peningkatan Kapasitas Penerapan (PKP) Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidian Dasar (Dikdas) di AZZA Hotel Palembang. TOT ini rencananya akan diikuti oleh 16 Orang pakar pendidikan yang berada di daerah Sumsel, mereka terdiri dari Widyaiswara baik Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP} Sumsel  maupun Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan Kemenag Palembang serta sejumlah Pengawas Sekolah.
Kegiatan ini di awali dengan upaya penjaringan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan dengan suratnya nomor 264/G/KP/2015 tanggal  22 Januari 2015. Yang dikirim ke 16 Dinas Pendidikan Provinsi serta sejumlah LPMP dan BDK Kemenag, alhasil sukses  menjaring peminat yang cukup membeludag Sehinga terpaksa banyak peminat yang  tak terakomodir motivasinya untuk mengikuti program ini. Tentu saja permohonan maaf patut disampaikan kepada